Membaca Cepat

Mata Pelajaran                 : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester                 : IX/I

Pertemuan Ke                  : 1 (Satu)

Alokasi Waktu                 : 2 x 45 menit

 

  1. Tujuan Pembelajaran

Siswa dapat:

  1. Mendefinisikan teknik membaca skimming.
  2. Mendefiniskan teknik membaca scanning.

Materi Pembelajaran

Pengertian Membaca Cepat

Membaca cepat adalah kecakapan membaca dan memahami teks dalam tingkatan tinggi. Rata-rata orang dengan pendidikan setingkat sekolah tinggi membaca sekitar 300 kata per menit, berarti bahan itu tidaklah bersifat teknis. Di sisi lain, pembaca cepat dapat membaca lebih dari 1000 kata per menit.

Pengukuran membaca cepat baru sangat berarti bila digabungkan dengan informasi seberapa tinggi pemahaman teks itu oleh pembacanya. Diketahui bahwa orang dengan kemampuan membaca cepat yang lebih tinggi juga memiliki pemahaman yang lebih tinggi. Malahan yang mengejutkan, seseorang biasanya memperbaiki pemahamannya seiring dengan kemampuan membaca cepatnya.

Ada beberapa faktor yang menghambat membaca cepat:

  1. Kosakata yang kurang
  2. Regresi – membaca kembali bahan yang sama secara berulang
  3. Subvokalisasi – melafalkan kata di pikiran ketika membacanya
  4. Persepsi yang salah – bisa karena gerakan mata yang salah atau masa persepsi yang lambat

Kebanyakan pembaca sambil lalu dapat meningkatkan keterampilan membacanya 2-3 kali dengan mempraktekkan membaca cepat.

Teknik membaca cepat Skimming dan Scanning memiliki banyak manfaat, baik itu menghemat waktu, efektifitas, dan meningkatkan kecerdasan otak. Banyak yang kurang memahami seperti apa teknik membaca Skimming maupun Scanning. Berikut ini akan dibahas mengenai kedua teknik tersebut serta penerapannya.

Ada dua teknik membaca cepat, yaitu:

  1. Pelayapan (skimming) adalah upaya mengambil intisari suatu bacaan berupa idepokok/detail penting. Ide pokok atau detail penting tersebut dapat berada di awal, tengah, atau di akhir.
  2. Pemindaian (scanning) adalah teknik membaca cepat untuk memperoleh informasi tanpa membaca yang lain, langsung ke masalah yang dicari berupa fakta khusus atau informasi tertentu, seperti mencari nomor telepon, mencari kata pada kamus, indeks, acara TV, dan sejenisnya.

Teknik membaca cepat Skimming

Teknik membaca jenis Skimming adalah teknik membaca dengan tujuan menemukan isi umum dari bacaan dengan cepat  (Farida Rahim, 2005). Teknik membaca jenis ini membutuhkan keahlian dalam memahami sudut pandang si penulis buku dalam memahami sesuatu. Inti dari membaca dengan teknik skimming yaitu membaca sekilas dengan cepat untuk mendapatkan gambaran umum dari bacaan tersebut.

Membaca skimming dilakukan dengan cara membaca melompat-lompat hanya pada ide pokok pikiran bacaan serta memahami temanya.Selanjutnya dalam mencari ide-ide pokok tersebut pembaca berusaha menemukan apa yang dicarinya. Kemudian mementukan penilaian, apakah buku tersebut memenuhi kebutuhan pembaca atau tidak. Membaca teknik ini memiki kecepatan 3-4 kali lipat lebih cepat dari teknik membaca biasa.

Langkah-langkah:

  1. Bisa dimulai dengan membaca judul, kemudian sub judul, dan subheading guna menentukan inti yang akan dibahas.
  2. Membaca awal dan akhir setiap paragraf dengan cepat.
  3. Menggali informasi dari media ilustrasi dari gambar atau foto mengenai topik tersebut
  4. Tidak membaca perkata, gunakan mata untuk menganalisis kata-kata tertentu yang berhubungan dengan topik.
  5. Menyimpulkan makna dan pemahaman dari teks tersebut.

Teknik membaca cepat Scanning

Membaca Scanning juga bisa dipaham sebagai teknik membaca tatap (scan) sangat cepat. Membaca cepat dengan teknik ini akan melewatkan banyak kata, seperti pendapat Mikulecky & Jeffries (dalam Farida Rahim, 2005), membaca dengan teknik menatap atau memindai ini ternyata sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan membaca seseorang.

Membaca dengan teknik ini lebih berfokus pada penemuan informasi spesifik secara cepat dan akurat. Dalam penerapannya, mata memiliki peranan penting, cara dengan mengerakan mata secara cepat (scan) pada setiap halam bacaan untuk menemukan kata dan frasa tertentu. Ketika menjumpai kata atau frase yang dicari gerakan mata dihentikan. Intinya adalah mata bergerak cepat, berpindah-pindah tanpa melihat kata demi kata.

Langkah-langkah:

  1. Melihat daftar isi dan kata pengantar secara sekilas,
  2. Menelaah secara singkat latar belakang penulisan buku,
  3. Membaca bagian pendahulu secara singkat,
  4. Mencari dalam daftar isi bab-bab penting yang memuat informasi yang dibutuhkan,
  5. Mencari kalimat-kalimat penting di halaman bab-bab yang penting tersebut,
  6. Mambaca bagian kesimpulan (bila ada), dan
  7. Mengecek keberadaan daftar pustaka, daftar indeks, secara sekilas.

Demikan dua teknik membaca cepat yang banyak digunakan dan memiliki banyak manfaat baik untuk meningkatkan kecerdasan otak maupun efisiensi waktu.