Iklan, Poster, dan Slogan

Mata Pelajaran                 : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester                 : IX/I

Pertemuan Ke                  : 5 (Lima)

Alokasi Waktu                 : 2 x 45 menit

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran tentang teks iklan, slogan, dan poster, siswa diharapkan dapat:

  1. menentukan informasi ciri-ciri iklan, slogan, dan poster
  2. menentukan informasi tentang perbedaan iklan, slogan, dan poster
  3. menentukan menyunting informasi iklan, slogan, dan poster sesuai bahasa yang baik dan benar.
  4. menyimpulkan isi teks iklan, slogan, dan poster
  5. membuat iklan, slogan, dan poster secara benar sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar

Pengertian Iklan

Iklan merupakan bentuk komunikasi dari seseorang, instansi, atau perusahaan yang digunakan untuk menyampaikan informasi secara menarik agar khalayak tertarik untuk menggunakan sesuatu yang diiklankan.

Jenis Iklan berdasarkan Isi

Berdasarkan isinya, iklan dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu sebagai berikut.

  1. Iklan pengumuman atau pemberitahuan, yaitu iklan yang bertujuan menarik perhatian khalayak umum tentang suatu hal pemberitahuan, misalnya iklan duka cita.
  2. Iklan penawaran (niaga), yaitu iklan yang bertujuan menawarkan sesuatu, misalnya iklan barang niaga.
  3. Iklan layanan masyarakat, yaitu iklan yang bertujuan untuk memberikan penerangan tentang suatu hal, misalnya iklan larangan narkoba dan seks bebas.

Jenis Iklan berdasarkan Media yang Digunakan

Berdasarkan media yang digunakan, iklan dapat dibedakan menjadi 4 macam diantaranya sebagai berikut.

  1. Iklan radio, yaitu iklan yang disampaikan dengan efek suara.
  2. Iklan media cetak, yaitu iklan yang menggunakan efek cetak dan gambar.
  3. Iklan televisi, yaitu iklan yang menggunakan efek suara, gambar, dan juga teks.
  4. Iklan baris, yaitu iklan yang disampaikan dalam sebuah kolom pada media massa cetak dan hanya terdiri atas beberapa baris. Biayanya pun berdasarkan jumlah baris yang digunakan.

Syarat Iklan

Syarat sebuah iklan adalah sebuah acuan atau hal yang harus dipenuhi agar sesuatu itu dapat dikatakan sebagai iklan. Sesuatu dapat dikatakan sebagai iklan jika memenuhi 2 syarat berikut.

  1. Isinya bersifat objektif, jujur, singkat, jelas, menarik perhatian, tidak menyinggung perasaan orang lain.
  2. Bahasa iklan harus berkonotasi positif, mudah diingat, mudah dipahami, dan menimbulkan sikap penasaran bagi khalayak ramai.

Contoh Iklan

Brosur dan buletin merupakan salah satu contoh iklan yang sering sekali kita temui di kehidupan sehari-hari. Tetapi selain itu juga yang paling sering kita temui adalah iklan pada televisi. Berikut akan saya berikan contoh iklan yang dibedakan berdasarkan isinya.

  1. Contoh Iklan Pengumuman
  2. Contoh Iklan Penawaran (Niaga)
  3. Contoh Iklan Layanan Masyarakat

Pengertian Slogan

Slogan adalah suatu kalimat yang singkat, menarik, mencolok, dan mudah diingat oleh siapa saja yang mendengar atau membacanya. Walaupun kalimatnya singkat, tapi didalamnya terkandung makna yang luas. Slogan harus terdiri dari beberapa kata saja, untuk itu untuk membuat suatu slogan yang bisa diingat oleh banyak orang kita harus memeras otak untuk memilih kata yang tepat dan efektif. Dengan keterbatasan jumlah kata, membuat beberapa orang kesulitan untuk membuatnya, itu adalah sebuah tantangan. Untuk itu jika ingin membuat sebuah slogan, perkayalah kosa kata Anda sehingga Anda tidak akan kesulitan untuk mendapat kata yang tepat.

Biasanya slogan dibuat untuk mengajak seseorang untuk melaksanakan sesuatu, baik itu untuk membeli suatu produk, atau menaati suatu aturan yang telah dibuat. Karena tujuan utamanya adalah untuk mengajak, maka sudah sepantasnya penggunaan kata perlu diperhatikan. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu panjang dalam membuat sebuah slogan, gunakanlah beberapa kata saja agar mudah diingat oleh banyak orang.

Ciri-Ciri Slogan

Setelah kita mengetahui pengertian dari slogan, selanjutnya kita akan membahas ciri-ciri slogan, berikut ciri-cirinya.

  1. Terdiri dari beberapa kata saja dan menarik karena tujuan utamanya adalah agar mudah diingat.
  2. Menjelaskan tentang sesuatu, apakah itu suatu produk atau layanan masyarakat.
  3. Slogan juga bisa berupa semboyan sebuah organisasi atau masyarakat.

Itu tadi beberapa ciri dari slogan yang perlu Anda ketahui supaya tidak salah lagi dalam membedakan teks slogan dengan teks-teks lain.

Macam-Macam Slogan

Seperti yang saya jelaskan diatas, terdapat beberapa jenis slogan, antara lain sebagai berikut:

  1. Contoh slogan kesehatan, isinya ajakan untuk selalu hidup sehat.
  2. Contoh slogan kebersihan, isinya mengenai ajakan untuk selalu hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
  3. Contoh slogan pendidikan, isinya tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia pendidikan.
  4. Contoh slogan produk, isinya mengenai ajakan untuk membeli suatu produk atau menikmati suatu jasa.

Nah itu dia beberapa macam-macam slogan yang mungkin sering kita temui sehari-hari. Jika kalian menemukan contoh lain, silahkan cantumkan pada kolom komentar yang sudah tersedia.

Contoh contoh Slogan

 1. Kebersihan adalah sebagian dari Iman

2. Perpustakaan adalah Jendela Dunia

Pengertian Poster,

Jenis, Cara Membuat, dan Contoh Kalimat Poster – Poster, sering kita dengar kata ini, namun, sebenarnya apa makna dari poster? Sesuai dengan yang ada di wikipedia, bahwa poster merupakan sebuah karya seni yang memuat komposisi huruf serta gambar dan berada di atas kertas dengan ukuran besar. Masih disadur dari wikipedia, bahwa aplikasi poster biasanya dilakukan dengan menempelkan pada dinding, serta permukaan datar lainnya. Poster mempunyai sifat menarik perhatian mata, sehingga berbagai desain poster dibuat berwarna-warni lengkap dengan kontras warna yang kuat.

Peletakannya yang ada di tempat umum, membuat poster menjadi berbagai macam sarana yaitu pendidikan, propaganda, iklan produk, dekorasi dinding, serta sosialisasi program-program pemerintah.

Itu merupakan definisi jika kita membuka wikipedia, namun ketika kita membuka kbbi atau kamus besar bahasa Indonesia, maka poster merupakan plakat yang terpasang di tempat-tempat umum dan biasanya berupa iklan atau pengumuman.

Jenis-Jenis Poster

Sesuai dengan isinya, poster terbagi menjadi empat macam dimana kalimat-kalimat berikut akan menjelaskan jenis-jenisnya secara lebih rinci:

  1. Poster Niaga

Merupakan poster yang paling banyak dipampang. Isinya adalah kalimat serta gambar promosi produk. Di Indonesia, salah satu poster niaga yang sering kita lihat adalah poster produk shampoo

  1. Poster Kegiatan

Sebagai upaya publikasi kegiatan, sebuah penyelenggara acara biasanya membuat poster yang berisi informasi acara. Informasi tersebut meliputi hal-hal umum seperti waktu dan tempat acara berlangsung, tema acara, beserta gambar-gambar yang dibuat untuk menarik minat pengunjung.

  1. Poster Pendidikan

Poster ini berisi berbagai informasi pendidikan seperti sosialisasi program pendidikan dari pemerintah. Salah satu contohnya adalah ketika pemerintah mensosialisasikan program wajib belajar 9 tahun. Maka selama periode sosialisasi tersebut, ada banyak poster yang disebar di berbagai tempat.

  1. Poster Layanan Masyarakat

Sebagaimana namanya, poster layanan masyarakat merupakan poster dengan tujuan mensosialisasikan program layanan masyarakat yang digagas oleh pemerintah. Salah satu contohnya adalah layanan posyandu.

Setelah melihat uraian tentang jenis-jenis poster lengkap dengan contohnya, selanjutnya ada poin-poin penting tentang bagaimana cara membuat poster.

Cara Membuat Poster

Disini saya tidak akan menjelaskan mengenai bagaimana mendesain (menggambar) sebuah poster, namun yang akan dijabarkan adalah bagaimana langkah-langkah konseptual dari pembuatan poster itu sendiri.

  1. Tentukan Topik & Tujuan

Pertama, Anda harus menentukan apa yang ingin dibahas dalam poster tersebut, apakah membahas produk kecantikan, kegiatan sosial, atau sebuah film animasi.

Kemudian, tentukan pula alasan Anda membuat poster tersebut. Anda membuatnya untuk promosi? atau hanya sekedar sosialisasi. Tentunya, poster-poster promosi lebih membutuhkan riset serius dalam hal gambar, kata-kata, dan peletakan daripada sebuah poster sosialisasi program.

  1. Buat Kalimat Singkat dan Bersifat Mensugesti

Poster biasanya dibaca secara sekilas oleh pengunjung. Sedikit sekali pejalan kaki atau pengendara yang berlama-lama di suatu tempat, hanya untuk membaca sebuah poster.

Untuk itu, buatlah kalimat yang singkat agar bisa dibaca hanya dalam waktu beberapa detik saja. Nantinya, melalui bahasa singkat tersebut, maka pesan yang ditulis oleh para pembuat poster bisa tersampaikan dengan baik.

Tetapi, jangan sampai kata-kata tersebut malah ambigu dan membuat para pembaca kebingungan. Buatlah kalimat yang jelas serta mensugesti orang untuk membeli atau melakukan sesuatu (terutama ketika Anda membuat poster promosi produk).

  1. Gunakan Gambar

Gambar merupakan alat penyampai pesan yang paling menarik. Inilah mengapa berbagai poster saat ini menggunakan gambar dengan proporsi jauh lebih besar dibandingkan dengan tulisan.

Gambar dengan warna-warna mencolok adalah jenis yang sebaiknya Anda gunakan demi pengunjung yang lebih banyak.

  1. Gunakan Media yang Tepat

Media (tempat ditempelnya poster) akan menentukan apakah poster Anda banyak dilihat atau tidak. Jika Anda menempelkan poster di dinding-dinding yang ada di pasar, kemungkinan poster tersebut jauh lebih ‘laris’ ketimbang jika ditempel pada dinding-dinding perkampungan.

Contoh-Contoh Kalimat Poster

  1. “Beri Bukti, Bukan Sekedar Janji” – Poster Kampanye Politik
  2. “Semakin banyak pohon kau tanam, semakin banyak nyawa kau selamatkan” – Poster Sosialisasi Lingkungan Hidup
  3. “Satu juta perhari hanya dari bisnis rumahan” – Poster Seminar Bisnis
  4. “Jatuhkan rokokmu, tinggikan prestasimu!” – Poster Anti Rokok & Pendidikan
  5. “Konser yang muda, yang bersuara!” – Poster Konser Band

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *